keuntungan asuransi




MEMAHAMI ASURANSI

Mustahil bukan apa-apa! Tidak ada peristiwa yang mustahil terjadi dalam kehidupan ini, termasuk hal-hal yang berpotensi membahayakan kita. Misalnya, kecelakaan, bencana alam, atau bahkan kematian. Untuk mengurangi kerugian akibat peristiwa tak terduga, kita harus sangat pintar untuk menghadapinya. Salah satu langkah yang paling tepat untuk masalah ini adalah berinvestasi dalam asuransi.


Definisi asuransi bila dilihat dari asalnya, yaitu dari asuransi dalam bahasa Inggris, maka definisi asuransi itu aman. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi asuransi adalah pertanggungan atau kesepakatan antara dua pihak. Bagian pertama wajib membayar kontribusi, sedangkan bagian kedua wajib memberikan jaminan total kepada pembayar pajak jika sesuatu terjadi pada mereka atau kepemilikan bagian pertama sesuai dengan kesepakatan yang dibuat.

Menurut definisi asuransi, ada banyak hal yang bisa dijamin. Mulai dari benda dan jasa, kesehatan manusia, tanggung jawab hukum, nyawa dan kepentingan lain yang bisa hilang, rusak, hilang atau berkurang nilainya.

Definisi asuransi menurut UU No. 2 tahun 1992 tidak jauh berbeda. Menurut undang-undang ini, definisi asuransi dijelaskan lebih lanjut tentang pengertian asuransi sebagai bentuk entitas komersial. Pemahaman asuransi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang bisnis asuransi adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan penanggung yang berjanji kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk mengkompensasi tertanggung atas kehilangan, kerusakan atau kehilangan dari penghasilan yang diharapkan. atau tanggung jawab hukum pihak ketiga yang mungkin diderita oleh tertanggung, yang timbul dari peristiwa yang tidak pasti, atau menyediakan pembayaran berdasarkan kematian atau kehidupan orang yang dipertanggungkan.

Menurut definisi asuransi, pihak yang mendistribusikan premi dikenal sebagai tertanggung, sedangkan pihak yang menerima premi disebut penanggung. Dalam hal asuransi, premi adalah biaya yang dibayarkan oleh tertanggung kepada penanggung atas risiko yang ditanggung. Perjanjian kedua pihak ini, bahkan menurut asuransi, disebut polis. Kebijakan dalam hal asuransi dipahami sebagai kontrak hukum yang menjelaskan setiap syarat dan ketentuan yang dilindungi.

Kode Hukum Komersial (KUHD) juga memiliki definisi asuransi sendiri. Menurut pasal 246 KUHD, definisi asuransi adalah perjanjian dengan mana perusahaan asuransi menghubungkan dengan tertanggung setelah menerima premi, untuk memberikan kompensasi atas kehilangan, kerusakan atau kehilangan pendapatan yang diharapkan, yang dapat menderita karena ke suatu peristiwa yang tidak aman.

KETENTUAN MEMAHAMI ASURANSI

Dalam hal asuransi, ada beberapa istilah yang sering membingungkan bagi orang yang baru mengenal dunia asuransi. Berikut ini adalah istilah-istilah dalam hal asuransi yang penting untuk diketahui oleh pengguna asuransi, sehingga mereka tidak mengalami kesulitan dalam melakukan transaksi dan mengklaim asuransi yang mengikuti.

1. Polis asuransi
Polis asuransi adalah perjanjian yang berisi kontrak asuransi antara penanggung dan pemegang polis. Dalam hal asuransi, semua yang tertulis dalam polis asuransi harus dipertimbangkan dan dipahami dengan cermat oleh kedua belah pihak. Polis asuransi ini dalam hal asuransi akan digunakan kemudian sebagai dasar untuk transaksi dan klaim asuransi.

2. Pemohon
Pemohon atau pemohon adalah orang yang meminta asuransi. Ketika asuransi yang diajukan oleh pemohon telah disetujui, maka, dalam pengertian asuransi, status pemohon akan berubah menjadi pemegang polis.

3. Pemegang polis (Pemilik polis)
Sebagaimana dijelaskan pada poin sebelumnya, pemegang polis dalam arti asuransi adalah pemegang polis asuransi yang sebelumnya telah disetujui.

4. Tertanggung (Tertanggung)
Tertanggung adalah orang yang menjadi subyek pertanggungan asuransi. Singkatnya, dalam hal asuransi, tertanggung adalah orang yang diasuransikan oleh agen asuransi jika sesuatu terjadi pada orang tersebut.

5. Penerima uang pertanggungan (Penerima Manfaat)
Penerima uang pertanggungan atau penerima manfaat dalam arti asuransi adalah satu atau beberapa orang yang ditunjuk untuk menerima uang pertanggungan ketika sesuatu terjadi pada tertanggung. Secara umum, orang yang menjadi penerima adalah anak atau keluarga dekat tertanggung.

6. Uang pertanggungan
Uang pertanggungan dalam arti asuransi adalah nilai uang yang ditunjukkan dalam polis asuransi yang akan dibayarkan oleh penanggung kepada pemilik. Dengan kata lain, uang pertanggungan adalah "kompensasi" yang akan dibayarkan ketika sesuatu terjadi pada tertanggung.

7. Premium
Premi asuransi dalam arti asuransi adalah jumlah uang yang harus dibayar oleh tertanggung selama asuransi. Jumlah uang ini telah ditunjukkan dalam polis asuransi dan kedua belah pihak telah setuju untuk membayarnya.

8. Nilai tunai
Nilai tunai dalam arti asuransi adalah jumlah uang yang harus dibayarkan kepada tertanggung jika polis dibatalkan sebelum akhir masa asuransi atau ketika tertanggung meninggal. Seperti premi dan uang pertanggungan, nilai tunai juga ditetapkan dalam polis asuransi yang disepakati oleh kedua belah pihak.

9. bunga yang dapat diasuransikan
Kepentingan yang dapat diasuransikan dalam arti asuransi adalah hubungan yang ada antara tertanggung dan objek yang diasuransikan oleh agen asuransi. Bunga yang dapat diasuransikan dalam hal asuransi mengacu pada hal-hal yang dapat menyebabkan kerusakan yang dapat menyebabkan kerugian finansial bagi tertanggung.

MANFAAT ASURANSI

Seseorang mengikuti asuransi, tentu saja, karena beberapa manfaat akan dirasakan. Pada kenyataannya, asuransi dalam arti asuransi memiliki banyak manfaat, mulai dari manfaat umum hingga manfaat yang lebih spesifik. Secara umum, semua perusahaan asuransi dalam arti asuransi dapat menawarkan manfaat yang tentunya dapat dirasakan oleh semua pelanggan. Secara khusus, asuransi dalam arti asuransi dapat memberikan manfaat yang hanya dapat dirasakan jika kita mengikuti jenis asuransi tertentu. Misalnya, seseorang yang memilih untuk mengambil asuransi kesehatan tentu akan mengalami manfaat yang berbeda dari mereka yang mendapat manfaat dari asuransi kebakaran.

Manfaat berikut berlaku untuk pertanggungan asuransi umum yang dapat diperoleh oleh mereka yang mengambil asuransi:

1. Berikan keamanan
Tidak bisa dipungkiri, jaminan yang diberikan oleh asuransi tentu memberikan rasa aman bagi mereka yang mengikutinya. Dalam hal asuransi, berbagai risiko kehidupan tentu bisa membuat khawatir semua orang. Asuransi dapat mengurangi perasaan khawatir karena risiko yang dihasilkan dapat didukung secara finansial. Ketika datang ke asuransi, perasaan aman dapat menenangkan kita dan lebih fokus pada kegiatan dan pengembangan pribadi.

2. Berikan kepastian
Hampir identik dengan manfaat sebelumnya, di bawah definisi asuransi, asuransi dapat memberikan kepastian tentang berbagai ketidakpastian yang muncul dalam kehidupan. Dengan keunggulan ini, kita dapat memperkirakan berbagai risiko yang dapat timbul dan mengubahnya menjadi nilai finansial. Jika suatu hari terjadi pergolakan, semua kerugian yang kita derita dapat ditanggung oleh asuransi.

3. Tabungan dan investasi
Saat ini, asuransi tidak hanya mengimbangi, tetapi juga bisa menjadi cara untuk menghemat uang dan berinvestasi. Dalam hal asuransi, sejumlah dana yang diasuransikan memiliki nilai tunai yang dapat dipulihkan pada waktu tertentu. Jenis asuransi ini dikenal sebagai asuransi seumur hidup atau abadi. Pada saat yang sama, ketika datang ke asuransi, ada juga asuransi gabungan dalam satu investasi, yaitu asuransi yang disebut unitlink.